Follow on G+

171 Kampus Fakultas Sastra UNEJ"

Wajah Kampus Fakultas Sastra Masih Sejuk dan Asri

131 Studi Banding KP-RI Unej dengan KPN Darma Wiguna

http://akademiksastra.blogspot.co.id/2016/10/studi-banding-kp-ri-universitas-jember.html

749 Grand Reunion

Sastra Inggris Adakan Reuni Akbar.

811 Masa Orientasi

Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2) Meniti Jalan Menuju Kampus Perjuangan.

686 PKL to Bali

Mahasiswa Praktek Kerja Lapangan, Study Wisata ke Bali.

656 Relaksasi Kebersamaan

Pikirkan bahwa dengan relaksasi tubuh kita menjadi segar dan bugar.

621 UKM Swapenka"

Menjadi kebanggaan tersendiri kuliah di Fakultas Sastra UNEJ.

180 Bedah Buku"

Kiat Jitu Menulis dan Menerbitkan Buku.

132 Belajar Jujur dan Bersih"

Mengenal Modus Operandi Korupsi.

Rabu, 27 November 2013

Ingat Pancasila Ingat Bung Karno

<div style='background-color: none transparent;'><a href='http://news.rsspump.com/' title='rsspump'>news</a></div>


Bung Karno dalam pidatonya :
"Di dalam jiwa yang besar itu ada keluhuran nilai-nilai agama, budaya dan adat istiadat, ukuran itu kembali pada kosmologi bangsa Indonesia yang purnalistik religius, kita selalu mengutamakan dan mengedepankan perilaku yang komunalistik religius, benar salah ukurannya kembali pada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa, oleh karena itu putusan hukum itu selalu kembali pada Ketuhanan YME, dan tidak hanya formal. Harus didasari pada penghayatan dan usaha yang sungguh-sungguh bahwa keadilan itu berdasarkan Ketuhanan YME, tidak berdasarkan keuangan yang maha kuasa.
Dengan kerukunan kita hidup bernegara, sebagai orang Islam Sukarno selain mengucapkan Assalamu'alaikum juga mengatakan salam "MERDEKA".

Salam Bung Karno untuk memotivasi dan menyatukan bangsa.

Senin, 25 November 2013

Sepeda Motor Matic Baru Tertimpa Ranting Pohon di Parkiran

<div style='background-color: none transparent;'><a href='http://news.rsspump.com/' title='rsspump'>news</a></div>

Sebuah sepeda motor matic biru plat merah bernopol P2808XX milik seorang mahasiswa Sastra menjadi korban patahnya ranting pohon di parkiran Fakultas Sastra Universitas Jember.

Kejadiannya tidak disangka-sangka, hujan yang terjadi di sore ini (25/11) tidak juga deras, tak ada angin kencang apalagi puting beliung, tiba-tiba terdengar gedubrak ranting pohon sebesar kaki orang dewasa itu menimpa sederetan sepeda motor yang sedang diparkir di parkiran Fakultas Sastra Universitas Jember.

Seorang satpam yang sedang bertugaspun kontan menyelamatkan beberapa motor tersebut, namun sepeda motor matic warna biru ini rupanya yang paling parah dibandingkan yang lainnya. Sementara itu, si pemilik sepeda motor mio ini belum mengetahui kejadiannya karena sedang mengiktui perkuliahan.

Memang Fakultas Sastra terkenal dengan rindangnya pepohonan, terang cak Busar, tapi kejadian ini baru terjadi ada ranting pohon yang rupanya sudah tidak kuat menahan beban ranting yang juga sering diguyur hujan, apalagi sekarang gerimis, mungkin karena juga sudah tua dan tidak kuat menahan beban akhirnya pecah dan jatuh. Hal ini menjadi tontonan para mahasiswa dan karyawan yang bersamaan waktunya pulang.






Jumat, 22 November 2013

Mengenal Cak Busar, Karakter MA

<div style='background-color: none transparent;'><a href='http://news.rsspump.com/' title='rsspump'>news</a></div>

Siapa tak kenal Cak Busar?
Kesehariannya yang selalu ceria, orang mengatakan bahwa pekerjaannya tidak jelas dan terkesan nyantai tapi nyentrik di Fakultas Sastra, siapa sangka Cak Busar membawa peran ringan tapi pasti.

Lihat saja yang tempat air yang dia bawa, setiap pagi sebelum pemangku kepentingan baik dekanat, dosen maupun karyawan berdatangan, Cak Busar sudah sibuk memasak air dan menyiapkan minuman teh panas dan air putih di setiap meja pimpinan, dosen dan semua staf karyawan Fakultas Sastra.

Cak Busar memang MA alias Madura Asli, meskipun dilingkungan tempat kerjanya lebih banyak karakter pendalungannya, tetapi Cak Busar terkesan bangga dengan MA-nya. Karakternya yang penuh dengan nada tegas dan ceplas-ceplos itu, banyak mahasiswa sungkan bila bertemu dengannya.

Dalam kesehariannya, Cak Busar selalu riang dan tersenyum melayani dan menyiapkan minuman itu dengan senang dan gembira. Pengabdiannya di Fakultas Sastra boleh dikatakan sudah puluhan tahun, Cak Busar bersama beberapa rekan kerjanya di Fakultas Sastra yang masih saja terus memperpanjang kontraknya karena belum juga mendapatkan kejelasan nasibnya menjadi PNS. Itu harapan satu-satunya semoga saja kami bisa menjadi PNS seperti teman-teman lainnya, harap Cak Busar. Semua berkas sebenarnya sudah saya kumpulkan untuk memenuhi persyaratan sebagai K1, namun apadaya pada selelsi CPNS yang lalu Cak Busar bersama rekan-rekan yang lain ternyata tergolong dalam K2. Kami sendiri belum faham betul apa maksud dari K1 dan K2 atau berubah dari K1 menjadi K2 itu, hanya saja kami berharap dengan sangat untuk bisa diangkat jadi PNS, pinta Cak Busar mewakili teman-temannya yang senasib.


Kamis, 21 November 2013

Mengenang Panggung Terbuka Fakultas Sastra

<div style='background-color: none transparent;'><a href='http://news.rsspump.com/' title='rsspump'>news</a></div>

Panggung Terbuka Fakultas Sastra Era sebelum 2008

Panggung Terbuka Fakultas Sastra setelah tahun 2010








Kena Puting Beliung, UKM Sastra Diperbaiki

<div style='background-color: none transparent;'><a href='http://news.rsspump.com/' title='rsspump'>news</a></div>

Penantian 2 tahun lebih untuk mendapatkan bangunan UKM yang layak huni sepertinya akan segera dinikmati aktivis mahasiswa Fakultas Sastra. Unit Kegiatan Mahasiswa ini satu tahun silam terkena puting beliung. Ambruknya pohon besar yang terkena sambaran petir menghancurkan atap UKM.

Saat kejadian itu hujan turun sangat lebat dan sesaat setelah kilat menyambar terdengar suara keras diatas dan memecahkan genteng serta beberapa kayu penyangganya. Kontan saja beberapa mahasiswa yang sedang ada didalamnya semburat menyelamatkan diri. Tak ada korban dalam kejadian itu, namun dipastikan peralatan dan buku-buku serta komputer yang ada didalamnya mengalami kerusakan dan basah kena guyuran hujan dan pecahan genteng, jelas salah satu aktivis DKK.

Cak Busar, karyawan yang ditugaskan membersihkan batang pohon yang tumbang itu mengalami kesulitan memberisihkannya dari atap UKM. Pasalnya pohon itu tidak hanya menimpa atap UKM juga menimpa kabel PLN yang melintas dari gardu disamping Fakultas Ekonomi ke Fakultas Sastra. Pihak Fakultas Sastra telah menghubungi pihak PLN untuk antisipasi terjadinya korsleting dan juga untuk segera membersihkan pohon dari atap UKM. Kepada pimpinan Universitas hal ini telah dilaporkan dan selanjutnya akan dilakukan perbaikan sambil menunggu dana tersedia.

Sementara itu bangunan yang terlihat pada gambar adalah proses yang sedang dilakukan oleh para pekerja untuk perbaikan. Sementara dalam perbaikan itu, kegiatan kesekretariatan UKM dipindahkan sementara ke gedung baru lantai 2, terang Wisasongko, Pembantu Dekan III bagian kemahasiswaan.

Diharapkan pembangunan UKM ini dapat selesai dua bulan kedepan. Wisasongko berharap kepada seluruh UKM untuk bersabar dan tetap melenjutkan kreatifitas kegiatannya.




Dahlan Iskan Terkesan, Enaknya Jajanan Alternatif UNEJ

<div style='background-color: none transparent;'><a href='http://news.rsspump.com/' title='rsspump'>news</a></div>



Menteri BUMN Dr. HC. Dahlan Iskan asik mencicipi jajanan pangan alternatif yang dikembangkan Universitas Jember. 











Dahlan terlihat merasakan kenyamanan dalam jajanan yang dibuat dari pangan alternatif yang dikembangakan oleh Universitas Jember. Dalam dialog Dahlan meminjam jaket almamater dan memberikan kenang-kenangan istimewa kepada mahasiswa yang berhasil menjawab pertanyaannya. Dialog yang bertemakan“Enteprenuer Dan Pengembangan Pangan Alternatif" yang digelar di Gedung Soetardjo, Selasa, 19 November 2013 pukul 13.30wib itu berlangsung sangat enjoy dirasakan mahasiswa tanpa ada rasa jenuh. Masa mahasiswa rela duduk lesehan mendengarkan Dialog dedepan ribuan civitas akademika.

Jember untuk tidak hanya mengembangkan tebu tahan kering tapi juga mengembangkan tebu tahan basah.
Dahlan masih mendengar bahwa petani tebu di Indonesia masih mengalami kerugian akibat intensitas hujan yang terjadi setiap tahun yang berakibat turunnya rendaman tebu. Dahlan memberikan apresiasi kepada Universitas Jember untuk mengembangkan tebu tahan basah dan berhasil menemukan bibit Transgenik yang mampu tumbuh pada lahan kering. Untuk memaksimalkan penelitian di bidang tebu, Dahlan meminta perusahaan perkebunan PTPNX untuk membantu ahli-ahli dari Universitas Jember untuk mengembangkan penelitiannya sehingga lebih maksimal.

Dalam kesempatan itu, Rektor Universitas Jember, M.Hasan dengan segenap kemampuan Universitas Jember dengan komitmen akan terus memberikan sumbangsih bagi perkembangan dan kemajuan Bangsa Indonesia. Dahlan berkesempatan melihat dan merasakan langsung hasil penelitian pangan alternatif yang sedang dikembangkan Universitas Jember seperti olahan beras cerdas, singkong, kacang koro, dan kedelai yang lebih enak. Kesan yang disampaikan sungguh membanggakan "Luar Biasa" ini enak dan perlu dikembangkan, ucapan Dahlan terkesan.

Rabu, 20 November 2013

Presentation in English; by Lusia Aprijanti Sisworini, S.S.

<div style='background-color: none transparent;'><a href='http://news.rsspump.com/' title='rsspump'>news</a></div>

More Multinational companies establish their representative offices in Indonesia, and so do many Indonesia-based companies throughout the continents. It is truly global era when the boundaries between nations diminished. To get a ride on the fast train to go global, English becomes inevitable skill to acquire.
Having skill in English for communication is not enough. English is just a means to deliver the idea.
Presenting the idea is more crucial thing to obtain.
The main purpose of this class is about presenting the idea(s) in English in practical sense. It's not about English or linguistic aspects in public-speaking.

Presentation is one of public-speaking types. It can be a speech, a sermon, a lecture, an explanation, a motivational advice, and many more. It is a one-man-show thing, and it can be a group, too. Nevertheless, presentation is about delivering idea(s) AND winning the audience' favor AND make them do as you suggest them to do.
When the delivering is prepared well, the presenter equipped with his communication skill can make the audience believe in his idea(s), so the audience will do as suggested.

First thing to concern is LINKING THE IDEA WITH FACTUAL INFORMATION. Any idea without having it based on factual and reliable information from a very reliable source is bogus. The information must be scientifically (at least empirically) proven.
Second, make them believe in the idea. Make it as if it is new thing to introduce. If the idea is commonly found in the market, make it new by seeing it from different perspective. It's about diction. tone, facial edpression, and stance. If you happen to know Neuro_language Programming, use it wisely.
Next thing is selling it out. Challenge the audience with comparisons, successful stories, invitation to debate lightly, and confirmation on their 'buried' curiosity on the ideas.
Motivate them to 'buy' your idea by making it easy to 'buy'. Offer them a trial time, small package, short terms, and financial facilities.
Close the deal, even a small deal if handled properly can bring bigger deal in the end.

In order to avoid boredom, collect as much as possible these items:

  1. Jokes (racist and non-racist ones, but use them very wisely) to lighten up the tense
  2. Motivational and inspiring stories of real people
  3. Simple magic tracks, games, or simple (not serious) quiz
  4. Unexpected questions to get attention back to you

The basic idea of presentation is to deliver idea(s), so a 'pusher' often fails to sell. A helpful, informative, and ready-all-the-time person is mostly preferable. Make audience believe in you, believe in the product/ideas you offer.

Preparation is done perfectly. The presenter is well-trained. Then there are things that might blow it off. Be prepared if these things happen:

  1. Blackout, virus on your computer, malfunction: Use your voice and white board. It means you already memorized all materials.
  2. The audience' culture is entirely new to you: Use the professional approach, do not hesitate to ask but not too often. Offer sincere apology if the find your language is inappropriate.
  3. Traffic jams, flight delayed, chaos, natural disasters: Contact them by any means, and offer them to reschedule the presentation. Avoid being late and explaint later.

Last thing should be concern is the English used in presentation. Save case: Use the Mid-West American English. It is widely accepted through societies of Non-native. Keep a simple sentence with single clause for single idea. Use connecting words to connect some clauses. Speaking in elaborate language is sometimes not easy to understand, and it's not always heard as 'professional'. It is truly an advantage for you who can speak the same dialect of English as the audience. Just keep your ear open.
Good Luck

Selasa, 19 November 2013

Warung Mak No, Masih Tetap Punel di Usia Senja

<div style='background-color: none transparent;'><a href='http://news.rsspump.com/' title='rsspump'>news</a></div>

Masih ingatkah anda dengan Warung Mak No?

Siang itu seperti biasa pada jam istirahat, kami berkumpul sekedar menikmati makan siang dan secangkir kopi di warung mak No. Cerita seorang karyawan yang sudah puluhan tahun mengabdi di Fakultas Sastra menginspirasi tulisan ini. Fakultas Sastra yang sudah berumur hampir setengah abad berdiri di jalan Jawa ini rupanya tidak terlepas dari aktivitas warung dipinggiran tembok yang membentang panjang mengelilingi universitas terbesar di wilayah timur Jawa yaitu Universitas Jember.

Senyum sapanya yang ramah dengan kondisi yang sudah tidak muda lagi itu meyakinkan saya bahwa sekian ratus alumni Fakultas Sastra pernah singgah diwarungnya yang masih saja menyediakan menu-menu special mahasiswa dari waktu ke waktu. Sayur asem khas dengan kebeningan dan cacahan kacang panjang dengan spesial sayur asem yang masih saja sama spesialnya pertama kali aku rasakan 13 tahun yang lalu. Siang itu saya sengaja memesan nasi pecel dengan telor bumbu merah dan tempe goreng. Hayoo.... coba bayangkan rasanya bagi and yang pernah merasakan pecel Mak No yang tidak ada duanya itu. Segala menu yang masih tertera di goresan kacanya seperti pada gambar.

Mak No kini sudah tidak muda lagi tetapi masih setia memberikan menu spesial dengan harga standar mahasiswa menjadi kebutuhan sehari-hari untuk menutupi rasa lapar kami. Diusianya yang senja itu Mak No masih terlihat tangkas dalam melayani pelanggannya. Boleh jadi pelanggannya yang dulu kini sudah menjadi pejabat baik di tingkat pusat maupun ditingkat daerah dimanapun asal mereka, tetapi dia tetap setia melayani dengan harapan yang sama demi memenuhi kebutuhan hidupnya.

MakNo selalu besyukur atas karunia Tuhan yang diberikan kepadanya dan juga berterimaksih kepada semua mahasiswa, dosen dan karyawan yang masih setia, kata Mak No.

Warung ini sudah lama berdiri semenjak Mas Nung panggilan Pak Nurcahyo jadi mahasiswa di Sastra kira-kira tahun 1977, sekarang mas Nung sudah jadi Kasubbag Kemahasiswaan. Saat bujangan dari dulu saya menjadi pegawai Fakultas Sastra tahun 1980-an sudah biasa ngopi dan makan di warung Mak No ini, kata Jemadi, karyawan Fakultas Sastra yang kini sudah punya anak dua.

Nah... bagi anda para mahasiswa dan alumni yang biasa mangkal di warung makno, silahkan kasih komentar untuk mengenang kembali masa-masa dulu makan di warung mak No, apalagi bagi yang biasa titip rekening alias lagi telat kiriman atau kehabisan bekal atau juga memang lagi tipis dompetnya tentu saja warung Mak No jadi tempat tumpuan (daripada kelaparan bayarnya nanti, mak No siap melayani). Yaa.... apalagi yang pernah ngontrak/kos dirumahnya, pelayanan Mak No lebih spesial lagi dalam memberikan fasilitas bon alias ngutang. Nah....nah...nah...looo.... bila masih punya tanggungan sama Mak No... jangan dilupakan yaa... walaupun Mak No mungkin sudah melupakannya, bila anda ingat apalagi sekarang sudah ada rejekinya... sekali waktu mampir ke Jember, ingat yaa sama Mak No yang sudah keriput dan suka mengeluh sakit. Paling tidak berikan kenangan manis itu untuk bisa menghiburnya dan dengan kenangan itu Insya Alloh menjadi obat dan penyemangat hidupnya. Benar juga, sepertinya Mak No masih gemuk sepert yang dulu yaa.... hahahaha........ (bob)

Visi dan Misi Fakultas Sastra Pada Era Pendidikan Global

<div style='background-color: none transparent;'><a href='http://news.rsspump.com/' title='rsspump'>news</a></div>

Sumberdaya manusia perguruan tinggi yang meliputi dosen, pustakawan, laboran, teknisi, tenaga administrasi, dan tenaga pendukung semuanya bertanggung jawab atas pencapaian sasaran mutu keseluruhan program tri darma perguruan tinggi.

Sebagai institusi dari perguruan tinggi Fakultas Sastra terus berusaha mengelola dan menempatkan sumberdaya manusia sebagai komponen utama guna mensukseskan program perguruan tinggi dalam rangka mencapai visi dan misinya. 

Perguruan tinggi harus mempunyai sistem pengelolaan sumberdaya manusia yang lengkap sesuai dengan kebutuhan perencanaan dan pengembangan. 

Fakultas Sastra dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi 

Dengan Misi Menjadi lembaga pendidikan tinggi dalam bidang ilmu humaniora yang unggul, berkualitas, kritis, kreatif, berwawasan lingkungan budaya dan masyarakat lokal yang bermanfaat bagi masyarakat regional, nasional, dan global

Mengemban Visi :
  1. Melaksanakan dan mengembangkan Ilmu Humaniora Sastra, Linguistik, Ilmu Sejarah dan Ilmu Budaya yang berkualitas dengan prinsip kritis, kreatif, inovatif dan bermanfaat;
  2. Mengembangkan penelitian bidang humaniora bermutu, berbasis budaya lokal dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi;
  3. Mengembangkan bidang pengabdian pada masyarakat dengan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat likal yang berwawasan global;
  4. Mengembangkan Fakultas Sastra Universitas Jember sebagai pusat informasi dokumentasi budaya Jawa Timur.




Jumat, 15 November 2013

EMAIL PUNTADEWA UTK ANYELIR

<div style='background-color: none transparent;'><a href='http://news.rsspump.com/' title='rsspump'>news</a></div>

Anyelir, kekecewaan dan keletihan yg menggumpal di hatiku/pelan-pelan meleleh menjadi embun-embun kecil/ yg menghiasi padangnya/dan aku berharap/sinar mentari akan segera memanggilnya/menjadi awan putih/yg menemani langit/menunggu rembulan/ menemani gunung dan bukit/ menunggu matahari/tetapi/apakah menunggu?/apakah menunggu?/kata itu terlalu lama/bermukim di padang hatiku/apakah hatimu pernah membacanya?/ bacalah, Anyelir/agar ia segera pergi/bersama embun-embun kecil itu/matahari akan memanggilnya/kembali entah kemana/dan menggantikannya/dengan kata baru/yg akan menghiasi padang hatimu/dan hatiku/cinta,

Labels

Popular Posts